SEO difficulty adalah

SEO Difficulty Adalah? Pemilik Website Harus Tahu

Banyak orang yang belum memahami sebenarnya SEO Difficulty adalah apa. Begitu juga, perannya dalam dunia pembuatan konten dan posisi konten pada dunia internet. Banyak aspek yang mempengaruhi dan di pengaruhi aspek konten satu ini.

Hal inilah yang membuat SEO Difficulty mungkin lebih sulit untuk di pahami dan di terapkan oleh para pembuat konten website. Terutama, bagi mereka yang mungkin terbilang masih pemula dan masih belajar untuk menerapkan strategi ini pada situs atau konten yang di buat.

Berikut Anda akan di ajak untuk mengenal lebih detail mengenai strategi SEO satu ini. Jadi, Anda bisa mengenali apa saja yang mempengaruhi komponen ini. Begitu juga, bagaimana cara strategi ini di terapkan pada pembuatan konten.

Mengenai SEO Difficulty Adalah Apa?

SEO difficulty adalah

Pertama, Anda harus mengenal pengertian dari SEO Difficulty itu sendiri. SEO Difficulty adalah sebuah metrik perhitungan. Perhitungan ini akan memberikan informasi pada Anda seberapa besar tingkat kesulitan untuk menggunakan kata kunci tertentu pada Google.

Jika tingkat kesulitan semakin tinggi, berarti semakin sulit untuk mendapatkan peringkat yang bagus pada laman pencarian. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi tingkat kesulitan dari sebuah keyword dan tingkat SEO Difficulty dari sebuah konten.

Terutama dari kompetisi dengan para kompetitor dengan keyword yang sama. Namun, sebenarnya informasi ini bisa sangat membantu Anda dalam menciptakan situs yang bisa meraih peringkat.

Cara Kerja dari SEO Difficulty

Cara kerja SEO Difficulty dan penentuan skornya sangat bergantung dengan software SEO yang di gunakan. Software ini menggabungkan tiga konsep untuk menilai skor kesulitan dari sebuah keyword.

Baca Juga :   10 Rekomendasi Aplikasi SEO Off Page 2024

Tiga konsep yang dimaksud itu adalah DA atau Domain Authority, PA atau Page Authority, dan yang terakhir adalah Link Equity banyak para jasa pembuatan website menggunakan cara ini. Sejauh ini, tidak ada cara perhitungan manual yang bisa di gunakan untuk menentukan skor SEO Difficulty dari sebuah keyword.

Jadi, untuk menentukannya para pembuat konten harus mengandalkan penilai dari sebuah software. Untuk menggabungkan tiga konsep tersebut dalam sebuah perhitungan skor.

Indikator Keyword yang Tepat Menurut SEO Difficulty

Pada pembahasan sebelumnya sudah di ketahui SEO Difficulty adalah apa dan bagaimana cara kerjanya sistem tersebut. Cara kerja yang sudah di jelaskan sebelumnya akan menampilkan skor dari hasil perhitungan. Skor tersebut biasanya di hadirkan dalam bentuk presentasi.

Semakin besar angka persentase yang di tunjukan. Hal ini menandakan kompetisi pada keyword tersebut semakin tinggi. Berikut ini adalah range dari kompetisi keyword.

1. Tingkat Kompetisi Keyword Rendah – Persentase < 30%

Jika hasil dari perhitungan software SEO menunjukan angka di bawah 30% hal ini menunjukan bahwa angka kompetisi dari sebuah keyword tersebut rendah. Bahkan, seringkali kata kunci yang memiliki persentase di bawah 30% tidak memiliki volume pencarian.

Tingkat kompetisi rendah pada keyword, bukan berarti keyword tidak bisa di gunakan. Dengan identifikasi kata kunci dengan volume pencarian yang tinggi. Anda bisa mendapatkan kata kunci yang bagus. Kata kunci yang seperti ini di sebut sebagai golden keyword.

Bahkan, perusahaan-perusahaan besar sering kali menerapkan cara ini. Jadi, dengan niche tertentu sebuah perusahaan bisa menguasai pencarian.

2. Tingkat Kompetisi Menengah – Persentase 30% – 70%

Memilih keyword pada presentasi 30% sampai 70% adalah cara yang realistis untuk menaikan situs yang sedang di rawat. Terutama bagi para pemula yang mungkin belum terlalu mengenal penerapan sistem ini.

Baca Juga :   Jenis-Jenis SEO, Pengertian, Manfaat dan Cara Kerjanya

Maka, presentasi dengan kompetisi menengah adalah jalan yang paling aman untuk ditempuh dan sangat realistis. Keyword tingkat menengah biasanya memilih tingkat pencarian yang tinggi. Namun, tidak begitu banyak yang menggunakan.

Sedikitnya persaingan penggunaan namun dengan volume pencarian tinggi. Hal ini membuat konten yang Anda buat memiliki jalan yang lebih lancar untuk memenangkan tampilan di halaman utama.

3. Tingkat Kompetisi Tinggi – Persentase >70%

Keyword dengan tingkat kesulitan tinggi adalah keyword yang memiliki persentase lebih dari 70%. Untuk memenangkan persaingan di tingkatan ini Anda perlu berinvestasi secara ekstensif pada strategi Anda.

Lebih baik, jika Anda menerapkan link building. Walaupun sulit keberhasilan pada keyword di tingkatan ini. Bisa membawa konten Anda langsung berangsur ke halaman pertama pencarian Google.

Peran dari SEO Difficulty

Memang SEO Difficulty adalah software untuk menentukan skor keyword yang akan di gunakan. Namun, sebenarnya peran dari informasi ini tidak hanya berjalan sejauh itu saja. Dengan, mengetahui informasi tingkat kesulitan.

Anda bisa memperkirakan seberapa sulitkah untuk menembus halaman pertama pencarian Google dengan sebuah kata kunci. Asumsi ini bisa Anda terapkan ketika sedang menyusun konten yang akan di upload.

Selain itu, dengan mengetahui tingkat SEO Difficulty dari sebuah konten. Anda bisa melakukan kombinasi dengan unsur lain. Hal ini akan membuat pandangan strategi SEO Anda menjadi lebih jauh dan lebih tertata.

Kombinasi Dengan Search Volume dan Search Intent

Pada pembahasan sebelumnya dapat di ketahui ada kombinasi unsur lain untuk memperkuat keyword yang sudah di pilih. Tentu saja, selain SEO Difficulty adalah penilai skornya. Kedua unsur yang dimaksud adalah volume pencarian dan search intent.

Karena itu, berikut akan di bahas mengenai kedua unsur ini dan bagaimana perannya dalam penentuan keyword.

1. Search Volume atau Volume Pencarian

Aspek Search Volume atau volume pencarian mengacu pada seberapa banyak sebuah keyword di cari. Biasanya rentang waktu yang di gunakan adalah dalam satu bulan. Jika nilai dari volume pencarian semakin tinggi, hal itu berarti banyak orang yang mencari informasi.

Baca Juga :   Aplikasi SEO Google yang Dapat Meningkatkan Traffic Website

Melalui keyword tersebut, hal ini juga menunjukan bahwa keyword tersebut sangat berpotensi untuk di buka oleh orang lain. Karena sering di buka oleh orang lain, kata kunci satu ini bisa menghasilkan traffic yang baik dan organik bagi website yang di dukung.

2. Search Intent atau Tujuan Pencarian

Ada banyak tujuan yang ingin di lakukan ketika seseorang membuka internet. Hal ini juga bisa menjadi aspek yang di kombinasikan dengan SEO Difficulty itu sendiri. Tujuan pencarian atau Search Intent ini sendiri bisa di bedakan dalam tiga kategori.

● Informasi

Search intent yang pertama dan yang paling banyak di lakukan adalah kategori informasi. Artinya, seseorang membuka internet dan mengetikkan sesuatu dalam kolom pencarian dengan tujuan mencari informasi tertentu.

Tipe search intent ini sangat banyak di lakukan oleh para pengguna internet. Sasarannya memang adalah artikel dengan nada yang informatif dan edukatif.

● Navigasi

Tujuan dari pencarian di internet selanjutnya adalah navigasi. Navigasi yang di maksud di sini bukan maksudnya adalah navigasi yang di terapkan pada peta. Namun, untuk mengarahkan ke situs yang memang di inginkan si pengguna.

Jadi, para pengguna menuliskan kata kunci utama pada kolom pencarian di Google, agar muncul website utama yang bisa di akses.

● Transaksi

Banyak orang yang membuka internet untuk tujuan transaksi juga. Misalnya, untuk mencari rekomendasi penjual. Mungkin juga untuk mencari orang yang sedang menjual barang yang di butuhkan.

Ternyata banyak sekali hal yang harus di bahas untuk mengenal SEO Difficulty adalah apa dan bagaimana cara penerapannya. Walaupun sedikit rumit, namun strategi SEO yang baik terbukti bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan marketing dan promosi perusahaan.

Scroll to Top